Senin, 25 November 2013

                        Antioksidan dan Radikal Bebas                     
&&&&ppp&&&
A
ntioksidan adalah senyawa yang mencegah proses oksidasi oleh radikal bebas.Radikan bebas adalah suatu atom atau molekul yang bermuatan tadi sangat reaktif dan tidak stabil, karena akan berusaha menetraslisir dirinya dengan cara menarik electron dari molekul atau atom yang ada di dekatnya. Sehingga terjadi reaksi berantai.
Sifat dari radikal bebas tadi akan merusak sel_sel bahkan sampai ke inti sel yang bisa             mengakibatkan terjadinya mutasi gen sehingga menyababkan timbulnya kanker.

Antioksida dapat berupa : vitamin, minersl atau enzim

Sumber radikal bebas

1.     Metabolism tubuh kita sendiri
2.     Pencemaran udara
3.     Bahan kimia dari makanan dan air
4.     Alcohol
5.     Rokok
6.     Radiasi ultra violet
7.     Obat-obatan
8.     Stress

Kerusakan akibat radikal bebas
        
N  Penuaan yang cepat
N  Penyakit jantung
N  Sistem kekebalan tubuh menurun
N  Katarak
N  Rematik
N  Kenker

N  Kencing manis/diabetes

antioksidan dan radikal bebas andre bawazier

Antioksidan dan Radikal Bebas                     
&&&&ppp&&&
A
ntioksidan adalah senyawa yang mencegah proses oksidasi oleh radikal bebas.Radikan bebas adalah suatu atom atau molekul yang bermuatan tadi sangat reaktif dan tidak stabil, karena akan berusaha menetraslisir dirinya dengan cara menarik electron dari molekul atau atom yang ada di dekatnya. Sehingga terjadi reaksi berantai.
Sifat dari radikal bebas tadi akan merusak sel_sel bahkan sampai ke inti sel yang bisa             mengakibatkan terjadinya mutasi gen sehingga menyababkan timbulnya kanker.

Antioksida dapat berupa : vitamin, minersl atau enzim

Sumber radikal bebas

1.     Metabolism tubuh kita sendiri
2.     Pencemaran udara
3.     Bahan kimia dari makanan dan air
4.     Alcohol
5.     Rokok
6.     Radiasi ultra violet
7.     Obat-obatan
8.     Stress

Kerusakan akibat radikal bebas
        
N  Penuaan yang cepat
N  Penyakit jantung
N  Sistem kekebalan tubuh menurun
N  Katarak
N  Rematik
N  Kenker

N  Kencing manis/diabetes

drop cap andre bawazier

P
ada hakikatnya setiap penelitian kuantitatif dalam ilmu-ilmu sosial menerapkan filosofi yang disebut deduct hipothetico verifikatif artinya, masalah penelitian dipecahkan dengan bantuan  cara berpikir deduktif melalui pengajuan hipotesis Yng dideduksi dari teori-teori yang bersifat universal dan umum, sehingga kesimpulan dalam bentuk hipotesis inilah yang akan diverifikasi secara empiris  melalui cara berpikir induktif dengan bantuan statistika inferensial.

J

adi, hipoteis yang diajukan penelitian, setelah membaca teori-teori yang relevan merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang diajukan. Oleh karena itu, pengguanaan kata tanya dalam perumusan masalah harus juga diperhatikan dengan mempertimbangkan jawaban yang logis dalam hipotesis, sehingga tidak mungkin peneliti dapat mengajukan hipotesis makala kata tanya yang digunakan dalam perumusan masalah ilmiah adalah kata tanya seperti “sejauh manakah” atau “seberapa besarkah” karena jawabannya sejauh itu atau sebesar itu.